ass wr wb
Hari ini malam minggu yang sangat indah dimana jam 20:30 langit begitu hitam legam dan bumi dibasahi oleh hujan rintik rintik dan akhirnya dengan sedikit memaksa untuk selalu hadir dalam sebuah pengajian setiap malam minggu dan ternyata pengajian baru dimulai dengan tergopoh-gopoh sambil mengucapkan salam saya minta jamaah lainya untuk bergeser supaya saya bisa menempati ruangan setelah membaca doa pembuka majelis kita langsung membuka alquran : suratul Kahfi (goa) : ayatnya
103. Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"

.104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya
105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia [896], maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
[896] Maksudnya: tidak beriman kepada pembangkitan di hari kiamat, hisab dan pembalasan.

106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.
Ayat ini turun di sampaikan oleh malaikat jibril menjelaskan bahwa ibadah yang kita lakukan setiap hari apakah diterima oleh allah swt karena diri kita lalai terhadap aturan Allah ayat 103 mejelaskan orang-orang yang merugi akan tetapi mereka selalu menjalankan ritual ibadah setiap hari, kadang makna ibadah sudah bergeser dengan majunya pemikiran dan teknologi yang semakin maju dimana manusia mendahulukan pikirannya ketimbang memahami dari maksud alquran yang sesungguhnya dimana ibadah adalah ritual sholat zakat, puasa maupun haji jika ada duitnya makna ini yang banyak dipahami oleh sebahagian orang dilingkungan kita sendiri padahal mencari nafkah untuk istri dan anak kita itu juga bagian dari ibadah dan masih banyak lagi contoh lainnya memberikan ilmu yang bermanfaat itu ibadah, menyingkiran paku atau duri di jalanan itu juga termasuk ibadah bukan terbatas oleh ibadah ritual tok..... dan yang perlu di ingat dalam bacaat sholat kita di minta oleh 4jj1 mencegah perbuatan keji dan munkar dimulai dari diri kita sendiri dulu loh baru kita mengajak kebenaran kepada orang lain harus mencontohkan terlebih dahulu baru bermasyarakat jangan NATO No action Talk Only (omong doang) ciri kaum munafiqin/fasik (tahu ilmunya tidak menjalankan) kita, kembali kepada kata merugi menurut 4jj1 jika didalam bisnis (urusan dunia) merugi adalah orang yang menanamkan modal atau mengeluarkan modal dalam bentuk apapun baik uang, tenaga, alat dll deh tanpa membuahkan hasil sedikitpun artinya semua yang dikorbankan tanpa ada hasil atau keuntungan itu rugi yang tidak sesungguhnya dan rugi menurut 4jj1 melakukan sesuatu ritual akan tetapi tidak ada balasannya itulah rugi pada hakekatnya kita juga melakukan bisnis kepada 4jj1 perbuatan baik yang kita lakukan menurut aturan 4jj1 dan dicontohkan rasulnya akan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat lipat.
banyak dari kita suka menjalankan tradisi nenek moyang dimana tidak ada tuntunannya menurut alquran dan rasullulah tidak pernah melakukannya misalnya tahlilan 7 hari, 21 hari, 40 hari, 1 tahun, 1000 hari dll dimana rasullulah tidak pernah mencontohkan disini sering ada perdebatan guru saya, kiai saya melakukannya kok memang ente sama guru saya tinggi mana ilmunya wah saya sering di bombardir oleh pertanyaan ini, saya hanya menjawah rasullulah tidak pernah sedikitpun mencontohkannya lalu beliau menjawab lagi ini kan untuk keperluan syiar wah setahu saya ini budaya umat hindu yang ada acara 7,21,40,1 thn, 1000 hari kok kita jadi aneh budaya agama lain yang salah lebih dipopulerkan oleh agama islam mungkin kita harus renungi budaya agama lain kenapa umat islam yang mempopulerkan jadi bingungkan, sebenarnya kita ini umat siapa sih, umat rasullulah bukan, jikalau umat rasullulah ya kita ikuti secara utuh jangan disamarkan nanti kita sendiri yang rugi dimana kita melakukan ritual yang harusnya mendapat pahala eh....... malah sia-sia .......wah gawat setelah kematian datang kita sudah tidak bisa berbuat apapun disinilah bisa dikatakan rugi!, rugi yang teramat sangat masalahnya nggak ada yang bisa bantu karena doa dari sanak keluarga dan famili tidak berarti apapun bagi yang sudah wafat karena ia akan mempertanggungkan semua perbuatannya. Woooooow serem (jika anda nggak serem berarti keimanan anda perlu dipertanyakan)
ayat ke 105 menjelaskan kerugian itu muncul karena kita kufur terhadap ayat-ayat 4jj1 karena banyak dari kita menjalankan alquran sebagian-sebagian artinya mengambil yang menguntungkan saja contoh bagi laki-laki boleh beristri lebih dari seorang wah yang laki laki banyak yang mengamalkannya luar biasa akan tetapi membiayai kedua istrinya dia lalai terhadap tanggung jawab kepada ke 2 istrinya ini sangat banyak di tanah air kita akibat mengamalkan ayat-ayat 4jj1 sebagian-sebagian cari yang enaknya aja sesungguhnya orang yang mengamalkan alquran sebagian dia adalah orang kafir yang sesungguhnya wow serem lagi, karena kufur tersebut maka hapuslah semua amalan-amaalan yang telah dilakukannya rugi deh bandar diman sih tempatnya jika menjadi orang yang mengamalkan alquran setengah-setengah sudah pasti dineraka terdalam paling dasar, keraknya api neraka. kalau bakar sate enak bisa dibalik-balik lah kalau jadi arangnya kapa dibalikanya malah di orek-orek biar apainya menyala seperti itu perumpamaannya.
ayat selanjutnya menjelaskan itulah kekafiran mereka karena banyak orang yang mendustai ayat ayat 4jj1 dan mengolok-olok rasulnya maksudnya gimana sih kata-kata mendustai artinya melakukan kebohongan besar terhadap ayat yang diturunkan dan ragu terhadap alquran dan tidak menjadikan alquran sebagai pedoman hidupnya melainkan undang-undang buatan manusia lebih dijunjung daripada aturan 4jj1 yang sudah selas tidak ada keraguannya dan dapat guarantee dari 4jj1 atas amal ibadah yang dilakukannya. dan bagaimana dengan mengolok-olok rasul, mengolok-olok rasul itu seperti ini loh misalnya kita memberitahu kapada teman yang sudah kita kenal sebuah tausiah lakukan lah sholat dan sabar dengan cerita bla-bla dll tman yang diberikan tausiah akan menjawab ini bukan mesjid, urus aja diri lho sok suci banget sih capek deh secara harfiah kita yang memberi tausiah wah ini orang diberi tau sesuai aturan 4jj1 yang jelas malah nyebelin tapi kita harus ingat 1400 th yang lalu rasullulah sudah mengalami hal tersebut dan rasullullah malah diejek dan di olok-olok siapa yang paling marah jika rasullulah di ejek tentunya kekasihnya 4jj1 swt kebayang nggak orang yang melecehkan kita sama juga melecehkan rasullulah sejarah berulang hanya waktu, kondisi serta domisili yang berbeda apa yang dilakukan rasullulah akan kita rasakan juga sampai detik ini. mungkin kajian ini yang bisa saya tulis dan saya rasa ini sangat bermanfaat untuk pembaca blog islam independen semoga 4jj1 melindungi kita semua dari godaan setan yang terkutuk, karena setan menggoda manusia dari depan, belakang, kiri, kanan,
105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia [896], maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
[896] Maksudnya: tidak beriman kepada pembangkitan di hari kiamat, hisab dan pembalasan.

106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.
Ayat ini turun di sampaikan oleh malaikat jibril menjelaskan bahwa ibadah yang kita lakukan setiap hari apakah diterima oleh allah swt karena diri kita lalai terhadap aturan Allah ayat 103 mejelaskan orang-orang yang merugi akan tetapi mereka selalu menjalankan ritual ibadah setiap hari, kadang makna ibadah sudah bergeser dengan majunya pemikiran dan teknologi yang semakin maju dimana manusia mendahulukan pikirannya ketimbang memahami dari maksud alquran yang sesungguhnya dimana ibadah adalah ritual sholat zakat, puasa maupun haji jika ada duitnya makna ini yang banyak dipahami oleh sebahagian orang dilingkungan kita sendiri padahal mencari nafkah untuk istri dan anak kita itu juga bagian dari ibadah dan masih banyak lagi contoh lainnya memberikan ilmu yang bermanfaat itu ibadah, menyingkiran paku atau duri di jalanan itu juga termasuk ibadah bukan terbatas oleh ibadah ritual tok..... dan yang perlu di ingat dalam bacaat sholat kita di minta oleh 4jj1 mencegah perbuatan keji dan munkar dimulai dari diri kita sendiri dulu loh baru kita mengajak kebenaran kepada orang lain harus mencontohkan terlebih dahulu baru bermasyarakat jangan NATO No action Talk Only (omong doang) ciri kaum munafiqin/fasik (tahu ilmunya tidak menjalankan) kita, kembali kepada kata merugi menurut 4jj1 jika didalam bisnis (urusan dunia) merugi adalah orang yang menanamkan modal atau mengeluarkan modal dalam bentuk apapun baik uang, tenaga, alat dll deh tanpa membuahkan hasil sedikitpun artinya semua yang dikorbankan tanpa ada hasil atau keuntungan itu rugi yang tidak sesungguhnya dan rugi menurut 4jj1 melakukan sesuatu ritual akan tetapi tidak ada balasannya itulah rugi pada hakekatnya kita juga melakukan bisnis kepada 4jj1 perbuatan baik yang kita lakukan menurut aturan 4jj1 dan dicontohkan rasulnya akan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat lipat.
banyak dari kita suka menjalankan tradisi nenek moyang dimana tidak ada tuntunannya menurut alquran dan rasullulah tidak pernah melakukannya misalnya tahlilan 7 hari, 21 hari, 40 hari, 1 tahun, 1000 hari dll dimana rasullulah tidak pernah mencontohkan disini sering ada perdebatan guru saya, kiai saya melakukannya kok memang ente sama guru saya tinggi mana ilmunya wah saya sering di bombardir oleh pertanyaan ini, saya hanya menjawah rasullulah tidak pernah sedikitpun mencontohkannya lalu beliau menjawab lagi ini kan untuk keperluan syiar wah setahu saya ini budaya umat hindu yang ada acara 7,21,40,1 thn, 1000 hari kok kita jadi aneh budaya agama lain yang salah lebih dipopulerkan oleh agama islam mungkin kita harus renungi budaya agama lain kenapa umat islam yang mempopulerkan jadi bingungkan, sebenarnya kita ini umat siapa sih, umat rasullulah bukan, jikalau umat rasullulah ya kita ikuti secara utuh jangan disamarkan nanti kita sendiri yang rugi dimana kita melakukan ritual yang harusnya mendapat pahala eh....... malah sia-sia .......wah gawat setelah kematian datang kita sudah tidak bisa berbuat apapun disinilah bisa dikatakan rugi!, rugi yang teramat sangat masalahnya nggak ada yang bisa bantu karena doa dari sanak keluarga dan famili tidak berarti apapun bagi yang sudah wafat karena ia akan mempertanggungkan semua perbuatannya. Woooooow serem (jika anda nggak serem berarti keimanan anda perlu dipertanyakan)
ayat ke 105 menjelaskan kerugian itu muncul karena kita kufur terhadap ayat-ayat 4jj1 karena banyak dari kita menjalankan alquran sebagian-sebagian artinya mengambil yang menguntungkan saja contoh bagi laki-laki boleh beristri lebih dari seorang wah yang laki laki banyak yang mengamalkannya luar biasa akan tetapi membiayai kedua istrinya dia lalai terhadap tanggung jawab kepada ke 2 istrinya ini sangat banyak di tanah air kita akibat mengamalkan ayat-ayat 4jj1 sebagian-sebagian cari yang enaknya aja sesungguhnya orang yang mengamalkan alquran sebagian dia adalah orang kafir yang sesungguhnya wow serem lagi, karena kufur tersebut maka hapuslah semua amalan-amaalan yang telah dilakukannya rugi deh bandar diman sih tempatnya jika menjadi orang yang mengamalkan alquran setengah-setengah sudah pasti dineraka terdalam paling dasar, keraknya api neraka. kalau bakar sate enak bisa dibalik-balik lah kalau jadi arangnya kapa dibalikanya malah di orek-orek biar apainya menyala seperti itu perumpamaannya.
ayat selanjutnya menjelaskan itulah kekafiran mereka karena banyak orang yang mendustai ayat ayat 4jj1 dan mengolok-olok rasulnya maksudnya gimana sih kata-kata mendustai artinya melakukan kebohongan besar terhadap ayat yang diturunkan dan ragu terhadap alquran dan tidak menjadikan alquran sebagai pedoman hidupnya melainkan undang-undang buatan manusia lebih dijunjung daripada aturan 4jj1 yang sudah selas tidak ada keraguannya dan dapat guarantee dari 4jj1 atas amal ibadah yang dilakukannya. dan bagaimana dengan mengolok-olok rasul, mengolok-olok rasul itu seperti ini loh misalnya kita memberitahu kapada teman yang sudah kita kenal sebuah tausiah lakukan lah sholat dan sabar dengan cerita bla-bla dll tman yang diberikan tausiah akan menjawab ini bukan mesjid, urus aja diri lho sok suci banget sih capek deh secara harfiah kita yang memberi tausiah wah ini orang diberi tau sesuai aturan 4jj1 yang jelas malah nyebelin tapi kita harus ingat 1400 th yang lalu rasullulah sudah mengalami hal tersebut dan rasullullah malah diejek dan di olok-olok siapa yang paling marah jika rasullulah di ejek tentunya kekasihnya 4jj1 swt kebayang nggak orang yang melecehkan kita sama juga melecehkan rasullulah sejarah berulang hanya waktu, kondisi serta domisili yang berbeda apa yang dilakukan rasullulah akan kita rasakan juga sampai detik ini. mungkin kajian ini yang bisa saya tulis dan saya rasa ini sangat bermanfaat untuk pembaca blog islam independen semoga 4jj1 melindungi kita semua dari godaan setan yang terkutuk, karena setan menggoda manusia dari depan, belakang, kiri, kanan,
- Godaan setan dari depan yaitu mencegah manusia berbuat baik sehingga lalai dan lupa dengan tujuannya (banyak Berkhayal kalo,kalau)
- Godaan setan dari belakang yaitu keluarga suami menegakan DIN istri anak mencegah dll deh pasti ngerasain bagi yang sudah berkeluarga saatnya mengaji istri menggoda minggu depan saja ngajinya anak sakit, kepala pusing dll
- Godaan dari sebelah kanan yaitu agama setan membisikan ngapain ngaji disana kan ente udah tingkat mahir di sana jamaahnya masih basic semua cepe deh jelasin dari awal lagi.............
- Godaan dari kiri ini dari tindakan maksiat kita wah kalo yang ini nggak perlu dijelasin banyak yang ngerti pura-pura nggak tahu padahal 4jj1 sangat mengetahui lho

