Taubat yang Sebenarnya
Posted by
السلام عليكم
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam banyak hal kita sering mendengar seorang selalu mengatakan taubat mas kembali ke jalan Allah, atas dasar hal ini kami mencoba mengungkapkan kenapa ada taubat sambal, mengulangi kesalahan yang sama pada periode waktu tertentu ini yang selalu dialami seseorang didalam kehidupan yang kadang terbawa oleh arus dunia yang begitu global dan penuh dengan propaganda dari pihak yang tidak islami tentunya seperti musuh islam yang sangat terkenal dari jaman dahulu sehingga dilukiskan didalam alquran yaitu bangsa YAHUDI, dari hasil propagandanya selalu dia katakan di media tv, electronik, iklan, kampanye yaitu Rasial, he,....he.... ingat ini propagandanya loh, yang tidak disadari oleh umat islam yang sedikit yang menjalankan keislamannya.
Seringnya kita melakukan kesalahan ini tidak disadari oleh diri kita sendiri kadang orang lain yang mengingatkan dan tanpa kesadaran pula kita langsung menghakimi orang yang menegur kita, sok banget luh seperti loe udah benar saja, karena orang yang menegur kita juga tau punya sisi jelek dari pandangan Alquran, inilah kata yang keluar selalu bila kita diperingatkan rasa hati yang dongkol ini (sifat) sudah ditunggangi oleh syaitan sehingga kita tidak bisa melihat dari sisi baiknya, (Walah bro amit-amit) jangan sampai kita memiliki sifat seperti ini, ya tapi sulit juga jika nafas islam tidak ada dalam dada kita, bagaimana kita punya barometer untuk mengetahuinya bila kita melakukan kesalahan, bro n sis pernahkah kita merenung sebelum kita tidur apa yang telah kita lakukan pada siang hari apakah kita telah menjalankan perintah allah selain sholat, yaitu keimanan dengan rasa percaya yang sangat tinggi bahwa Allah swt hanya tuhan kita bukan uang, harta, perniagaan, anak, istri, yang selalu menyibukan kita untuk memenuhinya sehingga kita menghamba kepada harta, tahta, wanita, dan ini tanpa disadari loh kita ambil contoh saat azan ashar di kumandangkan apakah kita langsung sholat berjamaah bersama rekan kita yang lain didalam diri kita akan ber alibi, tanggung, ashar masih panjang, sibuk, ditelpon boss, rapat dll dikali 1000 alasan deh? apakah ini yang selalu kita hadapi, bagi mereka yang menjadi kuli manusia, menjadi prajurit, akan melakukan hal di atas tidak langsung melakukan perintah allah saya yakin 100% karena orang yang langsung sholat berjamaah itu mereka yang sudah mempunyai keimanan yang tinggi yaitu menempatkan Allah lebih tinggi dari apapun, dan kesalahan ini kita tidak pernah sadari, dan jika kita ditegur / di ajak oleh taman kita akan melakukan counter untuk tidak melakukannya pertanyaannya apakah kita sudah menjadi syaitan tanpa kita sadari apakah kita langsung istigfar atas kesalahan kita, sedikit sekali dari pengalaman penulis orang yang langsung merasakan kesalahannya, kata taubat berarti tidak melakukannya kembali dan melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt.
taubat, taubat, taubat...............mudah di ucapkan sangat sulit dilakukan wouw....... islam bukan agama kata-kata melainkan aplikasi(tindakan) didiri kita sendiri/ menerapkan pada diri kita itu yang terpending bukan NATO (no action Talk only). contoh taubat yang benar di ibaratkan bila kita mengendarai sebuah mobil tujuan kita dari bandung mau ke jakarta tepatnya ke monas di pusat tengah kota metropolitan, dari bandung kita telah melalui petunjuk / rute perjalanan masuk pintu toll Purbaleunyi menurut akal sehat pengendara akan tancap gas langsung menuju kota jakarta dengan mengikuti rambu petunjuk perjalanan yang telah dibaca, akan tetapi bisa saja di purwakarta keluar toll menuju bendungan jatiluhur dan dia bisa lalai disana dengan pemandangan yang elok baik letak geografis, wanitanya, makannya dll intinya membuat terlena sehingga lupa akan tujuan untuk menuju jakarta, jikalau tidak ada orang lain yang mengingatkannya bisa saja dia beranank pinak di jatiluhur saking telenanya, akan tetapi bila ada yang mengingatkan tujuannya ke jakarta mungkin dia akan istigfar, dan kembali mengikuti rambu petunjuk menuju jakarta, setelah masuk toll mungkin didalam perjalan menuju jakarta ia akan melihat sesuatu yang menarik hatinya untuk keluar dari jalur tersebut misalnya dikerawang keluar toll lagi ini mungkin supir dapat info tentang wanita-wanita yang mahir bergoyang sehingga ada julukan wanita goyang kerawang, mungkinkah ini terjadi jawabnya dipastikan mungkin ia akan terlena kembali, siapa yang mengingatkan jika ia sendiri tidak bersama orang yang menuju tempat yang sama, ia akan terperosok jauh ini yang kita hadapi jika kita bertaubat tidak kembali kejalan allah swt, bukan menghindarinya loh, kembali kepada petunjuk dan Rambu rambu yang telah Allah tetapkan, pertanyaaanya apakah kita menyadari dengan sepenuhnya bahwa Allah yang kita tuju selama ini kita lupakan dengan aktivitas kita sehingga kita lalai atas perintahnya berian kepadaNYA apakah kita lupa, apakah kita punya teman atau sahabat yang mengingatkan kita inilah gunanya berjamaah ada orang lain diluar kita yang bisa mengingatkan kita dalam menuju kepada Allah SWT, mungkin ini yang dapat saya sampaikan untuk menjadi I'tibar bagi penulis untuk tetap di jalur / freqwensi Allah SWT.
wassalam


0 komentar:
Posting Komentar